Kerinci, Jambi โ Upaya membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini terus dilakukan oleh Koperasi ALKO melalui unit usahanya, Bank Sampah Prima Aro. Sebanyak 63 siswa kelas V SDN 175 Lindung Jaya, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, mengikuti kegiatan edukasi pengolahan sampah yang bertujuan menanamkan budaya peduli lingkungan dan pengelolaan sampah yang bernilai ekonomi.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menghadirkan Direktur Bank Sampah Prima Aro, Baja Tri, sebagai narasumber utama. Turut hadir Ketua Koperasi ALKO, Siti Fadillah, S.Sos., serta Kepala SDN 175 Lindung Jaya, Ani Dewi Puspita, S.Pd., bersama para guru dan siswa.
Dalam pemaparannya, Baja Tri menjelaskan pentingnya memilah sampah sejak dari rumah dan sekolah. Menurutnya, sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai sebenarnya dapat menjadi sumber ekonomi apabila dikelola dengan baik melalui sistem bank sampah.
โAnak-anak adalah generasi masa depan. Jika sejak dini mereka memahami cara memilah dan mengelola sampah, maka akan terbentuk budaya hidup bersih dan peduli lingkungan yang berkelanjutan,โ ujarnya.
Materi yang diberikan mencakup pengenalan jenis-jenis sampah, teknik pemilahan sampah organik dan anorganik, konsep daur ulang, hingga manfaat ekonomi dari sampah yang dapat ditabung melalui bank sampah. Para siswa juga diajak memahami bagaimana sampah yang dikelola dengan baik dapat mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ketua Koperasi ALKO, Siti Fadillah, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen koperasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan lingkungan. Menurutnya, penguatan kesadaran lingkungan harus dimulai dari sekolah karena anak-anak memiliki peran penting dalam membentuk perilaku keluarga dan masyarakat di masa depan.
โKami percaya bahwa perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil. Melalui edukasi ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,โ kata Siti.
Sementara itu, Kepala SDN 175 Lindung Jaya, Ani Dewi Puspita, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas program yang dijalankan oleh Koperasi ALKO dan Bank Sampah Prima Aro. Ia menilai kegiatan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan karakter dan lingkungan bagi para siswa.
โKami sangat mendukung program ini karena memberikan pemahaman langsung kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan benar. Sekolah siap terus mendukung dan berkolaborasi dalam kegiatan-kegiatan edukatif seperti ini,โ ujarnya.
Program edukasi ini merupakan bagian dari kegiatan rutin Koperasi ALKO yang terintegrasi dengan program โ1 Kilogram Sampah Tukar 1 Pcs Kopiโ, sebuah gerakan lingkungan yang dikembangkan bersama Resona Bank Jepang. Program tersebut bertujuan mendorong masyarakat untuk mengumpulkan dan memilah sampah yang kemudian ditukar dengan produk kopi, sehingga menciptakan insentif ekonomi sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan.
Melalui pendekatan tersebut, ALKO tidak hanya fokus pada pengembangan ekonomi petani kopi, tetapi juga membangun ekosistem keberlanjutan yang mencakup pengelolaan sampah, pendidikan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Program yang telah berjalan di sejumlah wilayah sekitar Kayu Aro ini menjadi salah satu contoh bagaimana koperasi dapat berperan aktif dalam mendukung agenda ekonomi sirkular dan pembangunan hijau di tingkat lokal. Dengan melibatkan sekolah-sekolah sebagai mitra edukasi, ALKO berharap budaya pengelolaan sampah yang baik dapat tumbuh sejak usia dini dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda.


Melalui kolaborasi antara sekolah, koperasi, dan mitra internasional, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang tidak hanya peduli terhadap lingkungan, tetapi juga memahami bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat menjadi sumber manfaat bagi masyarakat dan masa depan yang lebih berkelanjutan.