Medan, Sumatera Utara โ PT ALKO Sumatra Kopi kembali melakukan ekspor kopi Arabika specialty ke pasar internasional dengan tujuan Muscat, Oman, pada April 2026. Pengiriman ini dilakukan melalui Pelabuhan Belawan dan menjadi bagian dari penguatan perdagangan kopi Indonesia berbasis traceability dan teknologi blockchain.
Dalam pengiriman tersebut, ALKO mengekspor kopi Arabika Gayo Grade 1 yang telah dikenal memiliki kualitas premium di pasar global. Produk yang dikirim terdiri dari dua metode pengolahan, yaitu natural process dan wet-hulled (giling basah), yang masing-masing memiliki karakter rasa khas dan menjadi preferensi pasar specialty coffee.
Total volume ekspor mencapai 360 karung dengan berat masing-masing 60 kilogram atau setara dengan 19,2 ton green bean. Seluruh produk dikemas menggunakan standar internasional GrainPro, guna menjaga kualitas kopi selama proses pengiriman lintas negara.
Direktur PT ALKO Sumatra Kopi menyampaikan bahwa ekspor ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume perdagangan, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi sistem perdagangan kopi yang lebih transparan dan berkelanjutan.
โSeluruh kopi yang kami ekspor telah terintegrasi dalam sistem Qthink-X, sehingga dapat ditelusuri mulai dari petani, proses produksi, hingga distribusi. Ini menjadi nilai tambah yang sangat penting di pasar global,โ ujarnya.
Platform Qthink-X Traceability Apps memungkinkan pencatatan data secara digital pada setiap tahapan rantai pasok kopi. Sistem ini mendukung transparansi dan memastikan bahwa produk yang diterima oleh pembeli telah memenuhi standar kualitas dan keberlanjutan.
Langkah ini juga sejalan dengan tuntutan regulasi global seperti EU Deforestation Regulation (EUDR), yang mensyaratkan produk ekspor memiliki jejak asal-usul yang jelas dan bebas dari praktik deforestasi.
Pasar Timur Tengah, termasuk Oman, dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan kopi specialty Indonesia. Permintaan yang terus meningkat terhadap kopi berkualitas tinggi membuka peluang bagi eksportir nasional untuk memperluas jangkauan pasar.
Selain memberikan kontribusi terhadap ekspor nasional, kegiatan ini juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani. Dengan sistem traceability, petani mendapatkan akses pasar yang lebih luas serta harga yang lebih kompetitif.
Pengiriman melalui Pelabuhan Belawan menunjukkan peran strategis wilayah Sumatera Utara sebagai salah satu pusat logistik ekspor kopi Indonesia. Infrastruktur pelabuhan yang memadai menjadi faktor penting dalam menjaga efisiensi distribusi ke pasar internasional.
PT ALKO Sumatra Kopi menyatakan akan terus memperluas pasar ekspor ke berbagai negara, dengan mengedepankan kualitas produk, transparansi data, dan prinsip keberlanjutan sebagai fondasi utama.
Ekspor ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat posisi kopi Indonesia di pasar global, sekaligus mendorong transformasi sektor kopi menuju sistem yang lebih modern dan berdaya saing tinggi.