Kopi Kayu Aro Kembali Harum di Panggung Nasional
Prestasi membanggakan kembali datang dari dataran tinggi Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Alan Fauzi, prosesor muda binaan Koperasi ALKO Sumatra Kopi, berhasil meraih Juara 2 Nasional kategori Arabika Wash proses Wethulled atau giling basah yang merupakan proses Clasik khas kopi Sumatera dalam ajang bergengsi Kontes Kopi Spesialti Indonesia (KKSI) ke-17 tahun 2025.
Keberhasilan ini menegaskan kembali reputasi Kopi Kerinci sebagai salah satu penghasil kopi arabika terbaik di Indonesia, dengan cita rasa yang khas dan kualitas yang konsisten. Dalam kompetisi nasional yang mempertemukan ratusan petani dan prosesor terbaik dari berbagai daerah, Alan berhasil membawa nama Kerinci naik ke podium kehormatan โ sebuah pencapaian luar biasa yang menjadi kebanggaan bagi seluruh ekosistem kopi ALKO.
Perjalanan Alan Fauzi: Dari Lereng Gunung ke Panggung Nasional
Alan Fauzi bukan nama baru di dunia kopi Kerinci. Lahir dan besar di tengah lingkungan petani kopi, Alan telah mengenal proses budidaya sejak remaja. Namun, ia tidak berhenti pada tradisi. Ia terus belajar mengenai teknik pascapanen modern, terutama metode washed process (Wethulled) โ salah satu teknik pengolahan kopi giling basah menggunakan wet Milling yang menuntut ketelitian tinggi untuk menghasilkan cita rasa yang bersih, jernih, dan kompleks.
Dalam proses washed (Wethulled), buah kopi yang telah dipanen dikupas dan difermentasi dengan kontrol ketat sebelum dicuci dan dikeringkan. Tantangannya besar: suhu, waktu, dan kadar air harus dijaga dengan presisi dan proses penjemuran labu yang harus mendapatkan perhatian khusus. Namun bagi Alan, inilah ruang untuk berinovasi. Ia memadukan ketelitian ilmiah dengan intuisi petani yang lahir dari pengalaman.
Hasilnya, kopi Alan menampilkan profil rasa seimbang antara keasaman cerah, manis alami, dan aroma citrus yang lembut โ ciri khas tanah andosol vulkanik Kayu Aro yang subur di ketinggian 1.400โ1.600 meter di atas permukaan laut.
Dari ALKO untuk Kopi Kerinci yang Berdaya Saing
Sebagai anggota aktif dari Koperasi ALKO Sumatra Kopi, Alan mendapat dukungan pembinaan dan pelatihan yang berkelanjutan. ALKO selama ini konsisten mendorong para petani dan prosesor muda untuk fokus pada kualitas, konsistensi, dan keberlanjutan.
Pendekatan ALKO berangkat dari keyakinan bahwa keberhasilan kopi rakyat tidak hanya ditentukan oleh hasil panen, tetapi juga oleh kemampuan menjaga mutu dari hulu ke hilir. Karena itu, ALKO membangun sistem yang mendukung:
Pendampingan pascapanen berbasis standar cupping internasional
Penerapan traceability digital untuk memastikan setiap batch kopi bisa dilacak asal-usulnya
Pelatihan proses basah, honey, dan natural agar petani memahami karakter rasa dan pasar
Dengan sistem ini, para petani seperti Alan memiliki ruang belajar dan berkembang tanpa harus meninggalkan identitas lokal. ALKO menjadi wadah yang menghubungkan tradisi dengan inovasi โ dari kearifan desa menuju kualitas ekspor.
Ajang KKSI: Puncak Pengakuan Kualitas Kopi Spesialti Nasional
Kontes Kopi Spesialti Indonesia (KKSI) merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh PS Foundation, Puslit Kopi dan Kakao Indonesia (PPKKI) bersama sejumlah lembaga pendukung sektor kopi nasional. Ajang ini menjadi wadah penting bagi petani dan prosesor dari seluruh Indonesia untuk memperkenalkan hasil terbaiknya kepada para penilai profesional dan pelaku industri.
Kategori Arabika Wash dikenal sebagai salah satu kategori paling bergengsi. Penilaian dilakukan secara ketat melalui metode blind cupping, yang menilai aspek aroma, cita rasa, body, keasaman, keseimbangan, dan aftertaste tanpa mengetahui asal daerah kopi.
Dari total 651 sampel yang dikirim, hanya beberapa yang mampu menembus posisi tiga besar โ dan Alan Fauzi berhasil membawa Kopi Kayu Aro ke posisi Juara 2 Nasional. Prestasi ini menunjukkan bahwa kopi rakyat dari Kerinci memiliki standar yang mampu bersaing dengan kopi dari daerah penghasil besar lainnya seperti Gayo, Toraja, dan Flores.
Kebanggaan yang Menginspirasi
Kemenangan Alan bukan hanya hasil kerja keras individu, tetapi juga simbol keberhasilan kerja kolektif petani Kerinci yang tergabung dalam ekosistem ALKO. Dalam setiap tahap, Alan mendapat dukungan dari tim quality control, para roaster pendamping, serta rekan sesama petani yang saling berbagi pengalaman.
โCita rasa kopi bukan datang dari keberuntungan, tapi dari konsistensi dan kesabaran dalam proses. Saya belajar bahwa setiap tahap harus dilakukan dengan tanggung jawab. Dari pemetikan buah matang sempurna hingga pengeringan terakhir, semuanya harus dijaga,โ ujar Alan dengan rendah hati.
Semangatnya mencerminkan nilai-nilai yang dipegang kuat oleh ALKO: integritas, kolaborasi, dan keberlanjutan. Alan menjadi wajah muda dari semangat baru kopi rakyat Indonesia โ petani yang memahami teknologi, menghargai lingkungan, dan fokus pada kualitas.
Kopi Kayu Aro: Dari Dataran Tinggi untuk Indonesia
Wilayah Kayu Aro di Kerinci dikenal luas sebagai salah satu kawasan penghasil kopi arabika tertinggi di Asia Tenggara. Kombinasi tanah vulkanik Gunung Kerinci, suhu dingin, dan curah hujan ideal menghasilkan profil rasa unik yang tidak dimiliki daerah lain.
Keunikan inilah yang menjadikan kopi Kerinci mendapat tempat khusus di hati para pecinta kopi. Bagi ALKO, menjaga kekhasan rasa Kayu Aro sama pentingnya dengan memperkuat posisi petani dalam rantai nilai. Melalui pelatihan dan sertifikasi internal, ALKO memastikan bahwa setiap prosesor memiliki kemampuan menjaga karakter rasa tanpa mengorbankan kualitas lingkungan.
Makna Juara 2 bagi Komunitas ALKO

Kemenangan Alan Fauzi membawa energi positif bagi seluruh anggota koperasi. Ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan kemauan belajar bisa membawa petani ke panggung nasional. Bagi ALKO, prestasi ini adalah cerminan keberhasilan pendekatan kolaboratif antara petani, pendamping, dan sistem mutu yang terukur.
Selain menjadi kebanggaan komunitas, keberhasilan ini juga diharapkan membuka peluang lebih luas bagi kopi Kerinci untuk masuk ke pasar domestik premium dan menjadi inspirasi bagi generasi petani muda lainnya di Indonesia.
โAlan adalah contoh bahwa petani muda bisa menjadi agen perubahan. Kami di ALKO berkomitmen untuk terus mendorong lebih banyak Alan-Alan lain di berbagai desa. Potensi besar kopi Kerinci baru akan benar-benar terasa jika semua generasi berani melangkah dan berinovasi,โ kata Puput Sari Puspita, Project Manager ALKO Sumatra Kopi
Penutup: Kopi, Kebanggaan, dan Harapan Baru
Keberhasilan Alan Fauzi di Kontes Kopi Spesialti Indonesia 2025 menjadi kisah yang menyatukan banyak hal: cinta terhadap tanah, komitmen terhadap kualitas, dan semangat untuk terus tumbuh. Dari lereng Gunung Kerinci, kopi ini membawa pesan sederhana โ bahwa hasil terbaik selalu lahir dari kerja yang jujur dan proses yang dijaga dengan sepenuh hati.
Bagi masyarakat Kerinci, kemenangan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju kemandirian dan pengakuan nasional. Dari tangan-tangan muda yang bekerja di bawah kabut Kayu Aro, aroma kopi juara kini menembus batas wilayah, membawa harapan baru untuk masa depan kopi Indonesia yang berdaulat dan berdaya saing.