Mahasiswa Universitas Jambi Ikuti Kelas Alko Academy

Admin Alko | 16/07/2023

Alko Academy - Kembali selenggarakan kelas bersama Mahasiswa Program MBKM Riset Inovasi Keilmuwan guna memberikan pengetahuan komprehensif kepada mahasiswa pengelolaan Kopi dari Hulu ke Hilir serta menginisiasi Kerjasama dalam bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Kamis 13 Juli 2023).

Melalui surat dengan kop resmi "Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi UNIVERSITAS JAMBI Pusat Unggulan Ipteks Eko-eduwisata Kopi Liberika Terintegrasi Mangrove (PUI-E2KOLIM)" pada tanggal 05 juli 2023 mengirimkan surat permohonan kunjungan dengan nomor surat 12/ PUI-E2KOLIM/VII/2023 kepada direktur Alko Academy (Erna Yunita, S.Pd).  Alko Academy merupakan salah satu divisi kami yang memiliki beberapa program edukasi dan pendidikan dalam peningkatan kapasitas generasi petani muda perlu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, para petani muda perlu diberi edukasi dan pendampingan untuk menjadi petani modern, memiliki pemaham mengelola hasil pertanian kopi dan memiliki kemampuan analisa bisnis dengan belajar dari cara budidaya, pasca panen dan pengembangan bisnis kopi yang berkelanjutan. Selain itu kami (Alko Academy) juga Melakukan edukasi kepada petani dan masyarakat pelaku kopi dari kebun ke secangkir kopi, serta memberikan beasiswa kepada Mahasiswa anak petani untuk keberlangsungan bisnis dan ketersedian komoditi berkualitas ber-standar tinggi agar mampu berdaya saing menembus pasar global.

     

foto kegiatan pembelajaran dikelas alko academy (pada hari kamis, 13 juli 2023)


Selanjutnya kegiatan kelas alko academy secara resmi dibuka oleh Erna Yunita, S.Pd (Direktur Alko Academy), dan sekaligus salah satu narasumber kegiatan yang hadiri beberapa Dosen Pembimbing dan Mahasiswa Universitas jambi. diantaranya yaitu, Indra Lasmana Tarigan, S.Pd., M.Sc (Dosen Kimia), Mahya Ihsan, S.Si., M.Si (Dosen Biologi), Zairaini Adriliana (Mahasiswa Kimia), Alya Adiningtyas Putri (Mahasiswa Kimia) Sonia (Mahasiswa Kimia), Emi Lestari Perangin-angin (Mahasiswa Kimia), Marsella Oktavioni (Mahasiswa Kimia), Putri Nur Shadrina (Mahasiswa Kimia), M. Jovan Pradipta (Mahasiswa Biologi),Juni Harlin (Mahasiswa Biologi), Sindi Setia Rahayu (Mahasiswa Biologi), dan Melina Manalu (Mahasiswa Biologi).

Kelas Alko Academy diawali dengan beberapa materi teori budidaya, pasca panen, hingga pemasaran secara detail dan terstruktur dengan pedoman "Modul Pelatihan Alko Academy" yang telah kami susun melalui riset secara profesional oleh team kami di lapangan.  setelah penyampaian teori pembelajaran yang dilakukan dikelas alko academy berlangsung sekitar 2 jam oleh Erna Yunita, S.Pd (Direktur Alko Academy). Kegiatan yang di ikuti oleh  beberapa mahasiswa UNJA ini dilanjutkan dengan Praktek langsung kelapangan yang di pandu oleh pemateri Alko Academi ke-dua yaitu Edwin Trio Putra (Praktisi Lapangan).


    

Foto kegiatan Praktek Lapangan Mahasiswa UNJA di Alko Academy


Setelah mengikuti pembelajaran secara teori dikelas, Mahasiswa diajak kelapangan (Workshop) untuk mempraktikan secara langsung teknis-teknis yang telah mereka pelajari sesuai dengan Modul Alko Academy yang menjadi buku panduan-nya. dilapangan  Edwin Trio Putra, memberikan wawasan dan edukasi secara real dilapangan mulai dari proses pembibitan, penanaman, perawatan, pemangkasan, panen, hingga proses pasca panen yang sesuai dengan standar Modul Pelatihan Alko Academi yang telah teruji melalui kajian-kajian dan penelitian.


   

Foto kegiatan sesi cupping mahasiswa UNJA dikelas Alko Academy Kamis/13/juli/2023

Tidak ketinggalan  sesi Cupping Coffee juga diajarkan secara profesional oleh team Alko Academy dalam kegiatan ini, Para Mahasiswa yang mengikuti kegiatan di berikan edukasi pemahaman tentang Bagian pertama dari proses pencicipan (cupping) adalah di dalam lidah, di sini kita akan merasakan karakteristik-karakteristik dasar dari kopi seperti acidity (karakter asam), sweetness (karakter manis), bitterness (karakter pahit), saltiness (karakter asin—jika ada), dan savories atau rasa intinya. Proses standar dari coffee cupping dimulai dengan mengendusnya dalam, lalu menyeruputnya dengan kuat sehingga kopi yang disesap itu bisa “terlempar” ke seluruh langit-langit mulut.
Tahapan Cupping sangatlah penting untuk diketahui sebelum lanjut ketahap selanjutnya yaitu kelas pemasaran komoditi yang di pandu langsung oleh Hongly Fernando Direktur PT. Alko Sumatra Internasional salah satu divisi kami yang bergerak dibidang Pemasaran dan Eksportir kopi.                                                                                                                                                                                                                                              Foto kegiatan kelas alko Academy dengan Mahasiswa UNJA di Kantor Komersil Alko
Dalam sesinya, Hongly Fernando menyampaikan beberapa materi yang cukup menarik mulai dari persiapan packaging, riset pasar, hingga penerapan Teknologi Blockchain dalam Teknologi ini memungkinkan customer mengetahui proses kopi dari petik, roasting, hingga penyajian. 
Seusai pembahasan mulai dari Budidaya, Pasca hingga penerapan Teknologi dalam mendongkrak pasar dunia, Salah satu Mahasiswa Biologi "Juni Harlin" dalam sesi diskusi menyampaikan keinginanya untuk mengembangkan varietas kopi melalui metode kultur jaringan, tentu saja ide ini mendapat respon sangat baik dari Hongli Fernando. Keseriusan pembahasan kultur jaringan juga dibuktikan dengan ketertarikan kerjasama yang di sampaikan oleh Indra Lasmana Tarigan, S.Pd., M.Sc (Dosen Kimia) antara (PUI E2-KOLIM) dan Alko Academy. Mendengar hal ini "Suryono" CEO Alko merespon sangat baik semangat dan kemauan dalam Inovasi mengembangkan varietas melalui kultur jaringan,
"Alko fokus melakukan banyak Kerjasama dengan univesitas-universitas di Indonesia, saat ini dengan harapan dapat menciptakan inovasi di dunia pertanian dalam upaya meningkatkan produktifitas dan kuantitas dari intervensi akdemisi ini selaras juga dg program pengembangan tekonology blockchain untuk tracebility kopi.  kerjasama ALKO selain denganUNJA juga dengan Tamsis Padang, UNP, Univesitas Atma Jaya, ITB, IPB, STEBANK, UPP Bengkulu, STAIN Kerinci dan  univesitas lainnya. kali ini kegiatan Mahasiswa Unja untuk Kelas kampus merdeka dalam budidaya kopi di Alko akademi, mahasiswa itu harus kolaborasi dengan petani dan membantu petani agar lebih maju dan moderen."-(ujar suryono).
Ketua Koperasi Alko " Sriyanti" juga merespon baik kegiatan yang diselenggarakan pada hari Kamis, 13 Juli 2023. Ketua koperasi alko juga menyampaikan bahwa "Koperasi alko selalu fokus di preserving nature dg melakukan kegiatan penghijaun, konservasi dan juga pertanian berkelanjutan. kopi adalah tanaman konservasi dan sdh wajib bagi mahasiswa dari universitas yang sudah ada kerjasama dengan koperasi alko diharapkan dapat bersinergi untuk juga peduli dan membangun petani dari sisi akademisi" -(Ujar Sriyanti).

  


kamu tertarik mengikuti kelas di Alko Academy? yuk daftar gratis di www.alko.id/academy dapatkan kelas ekslusif bersama mentor-mentor terbaik kami.

#alkoacademy







Share this :
Share this :

Blog

Other News recommendations for you

Blog

Other News recommendations for you

SURABAYA — Kopi robusta premium Indonesia kembali mencatat langkah menuju pasar Eropa. Sebuah kontainer ekspor yang mengusung program “Road to Milan” menunjukkan pengiriman kopi robusta premium Indonesia berbasis traceability blockchain menuju Naples, Italia, melalui jalur logistik Surabaya pada Agustus 2026.Informasi tersebut terlihat pada penanda yang terpasang di kontainer dalam dokumentasi pengiriman. Program ini melibatkan ALKO dan menggunakan QThink-X Traceability Apps sebagai bagian dari sistem ketertelusuran produk.Penggunaan teknologi traceability menjadi bagian penting dalam upaya membawa kopi Indonesia ke pasar global. Bukan semata-mata mengenai pengiriman komoditas dari Indonesia ke Eropa, tetapi juga bagaimana perjalanan kopi dapat ditelusuri dari sumbernya hingga menjadi produk yang diterima konsumen.Pada kontainer tersebut tercantum keterangan “Ekspor Kopi Robusta Premium Indonesia Flores Berbasis Traceability Blockchain ke Naples – Agustus 2026 via Surabaya”. Identitas ALKO dan QThink-X juga ditampilkan sebagai bagian dari ekosistem program.Dari kebun ke pasar globalPenggunaan teknologi ketertelusuran menjadi semakin relevan bagi komoditas kopi. Konsumen dan pembeli di pasar internasional tidak hanya memperhatikan rasa dan kualitas biji kopi, tetapi juga semakin memperhatikan asal produk, proses produksi, keberlanjutan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam rantai pasok.Dalam konteks tersebut, blockchain traceability dapat digunakan untuk membangun rekam jejak digital yang lebih terstruktur. Informasi mengenai asal kopi, proses di tingkat petani, pengolahan, hingga rantai distribusi dapat menjadi bagian dari data yang mendukung transparansi produk.QThink-X diposisikan dalam ekosistem tersebut sebagai aplikasi ketertelusuran yang menghubungkan aktivitas di lapangan dengan informasi digital.Langkah ini juga sejalan dengan gagasan besar ALKO untuk membangun ekosistem kopi yang tidak berhenti pada perdagangan komoditas, tetapi memperkuat hubungan antara petani, koperasi, pengolah, pelaku usaha, hingga pembeli di pasar internasional.Dengan demikian, kopi tidak lagi hanya hadir sebagai komoditas yang dikirim dalam kontainer. Di belakang satu pengiriman terdapat cerita mengenai kebun, petani, proses produksi, kualitas, dan sistem yang memungkinkan perjalanan produk tersebut ditelusuri.Teknologi menjadi bagian dari nilai kopiPenggunaan QThink-X dalam pengiriman ini memperlihatkan bahwa teknologi mulai ditempatkan sebagai bagian dari nilai tambah kopi Indonesia.Ketertelusuran dapat menjadi instrumen untuk menjawab kebutuhan pasar yang semakin menuntut transparansi. Bagi petani dan pelaku usaha, data yang tercatat juga dapat menjadi dasar untuk membangun sistem produksi yang lebih terukur.Bagi pembeli, ketertelusuran memberikan informasi mengenai dari mana produk berasal dan bagaimana produk tersebut melewati rantai pasok.Model seperti ini menjadi penting ketika kopi Indonesia masuk ke pasar yang memiliki persyaratan dan ekspektasi tinggi terhadap kualitas serta keberlanjutan.Pengiriman melalui Surabaya menuju Naples juga memperlihatkan bahwa rantai kopi Indonesia semakin terhubung dengan pasar internasional. Dari wilayah produksi di Indonesia, kopi bergerak melalui jaringan logistik nasional sebelum memasuki pasar Eropa.Bukan sekadar eksporBagi ALKO, langkah ini dapat dibaca sebagai bagian dari perjalanan membangun ekosistem kopi berbasis data dan ketertelusuran.Pengembangan ekosistem tersebut sebelumnya juga dikaitkan dengan penguatan koperasi dan kelompok usaha petani, pengembangan agroforestri, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung transparansi rantai pasok.Karena itu, keberadaan QThink-X dalam pengiriman kopi bukan sekadar pelengkap administratif. Teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa perjalanan kopi dari hulu hingga hilir dapat terdokumentasi.Hal ini sekaligus membuka peluang bagi kopi Indonesia untuk membawa lebih banyak informasi mengenai identitas produknya ketika memasuki pasar global.Kopi robusta premium dari Flores yang diberangkatkan melalui Surabaya menjadi salah satu contoh bagaimana komoditas Indonesia dapat dipadukan dengan teknologi ketertelusuran untuk menjawab tuntutan perdagangan modern.Di tengah persaingan kopi dunia, nilai sebuah produk semakin ditentukan bukan hanya oleh apa yang ada di dalam cangkir, tetapi juga oleh cerita dan bukti di balik produk tersebut.Dari kebun, data, hingga kontainer—perjalanan kopi Indonesia menuju pasar Eropa kini membawa identitas yang semakin lengkap.

Read More  

Admin Alko | 26/08/2026

Mengabdi Tanpa Henti Untuk KerinciIbrahim Ash ShidiqHubungan InternasionalFakultas ilmu sosial dan ilmu politikUniversitas AndalasCerita Perjalanan kami selama 50 menit dari Sungai Penuh ke Desa Lolo Kecil, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci. Hamparan desa ini menjadi saksi bisu langkah awal kami dalam melaksanakan program Pengabdian Masyarakat Ikatan Mahasiswa Kerinci Universitas Andalas (IMK-UNAND) tahun 2026. Kegiatan pengabdian ini berlangsung selama satu minggu penuh, terhitung dari tanggal 5 hingga 11 Agustus 2026. Pemerintahan desa beserta tokoh masyarakat setempat menyambut hangat kedatangan kami dalam acara pembukaan di hari pertama. Semua anggota panitia merasa sangat bersemangat untuk memulai seluruh rangkaian agenda yang telah dipersiapkan dari jauh hari.Tantangan pertama langsung menyapa kami saat mulai mengamati keseharian masyarakat setempat. Mayoritas penduduk di desa ini, mencapai angka 80 persen, menggantungkan hidup sebagai seorang petani. Mereka terbiasa berangkat ke ladang sejak pagi buta dan baru kembali pulang saat matahari mulai condong ke barat. Kondisi ini tentu saja bikin kami memutar otak dalam menyusun jadwal kegiatan agar partisipasi warga bisa maksimal. Waktu yang paling ideal untuk mengumpulkan warga ternyata sangat singkat, yakni dari setelah waktu Ashar hingga menjelang Maghrib. Keterbatasan durasi ini justru mengajarkan kami arti efisiensi dan kelincahan strategi dalam mengeksekusi sebuah acara.Beragam program kerja kami susun sedemikian rupa untuk menyentuh berbagai lapisan masyarakat desa. Hari kedua kami awali dengan kegiatan gotong royong membersihkan gedung pemuda desa yang akan menjadi pusat seluruh aktivitas. Sore harinya, gedung tersebut langsung digunakan untuk menggelar dua seminar penting bagi warga setempat. Seminar pertama berfokus pada kesehatan orang tua, secara khusus membahas pentingnya makanan bergizi dan kontrol gula darah. Sesi berikutnya diisi oleh perwakilan Bank 9 Jambi yang memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan pentingnya menabung di instansi tersebut. Antusiasme warga terlihat sangat jelas meski mereka baru saja melepas lelah sepulang dari kebun.Rangkaian kegiatan edukatif berlanjut pada hari ketiga dengan menghadirkan praktisi berpengalaman dari PT ALKO Sumatra Kopi. Sesi diskusi kali ini mengambil fokus utama pada teknik perawatan tanaman kopi serta strategi hilirisasi produk lokal kebanggaan Kerinci. Pihak pemateri memaparkan secara rinci tahapan krusial pascapanen yang berpotensi besar mendongkrak nilai jual biji kopi di pasaran luas. Warga desa tampak menyimak setiap penjelasan tersebut dengan tingkat antusiasme yang sangat tinggi. Pemateri turut membagikan pandangan bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari produk yang dihasilkan, tetapi juga dari nilai yang mampu diberikan kepada lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. PT ALKO Sumatra Kopi melalui perwakilannya menunjukkan secara langsung bahwa dunia usaha dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial dan lingkungan. Pengetahuan ini sukses membuka wawasan para petani Lolo Kecil tentang potensi ekonomi besar yang tersembunyi di balik kebun kopi mereka.Fokus pengabdian kami kemudian beralih pada pelestarian lingkungan di hari ke empat melalui aksi penanaman bibit pohon. Kami bersama-sama menanam 20 bibit nangka dan 20 bibit jengkol di berbagai titik sekitar desa. Langkah kecil ini kami harapkan dapat memberikan manfaat sekaligus tambahan nilai ekonomis bagi warga Lolo Kecil di masa depan.Interaksi dengan anak-anak desa menjadi warna tersendiri dalam perjalanan pengabdian ini di hari kelima. Kami mengunjungi Sekolah Dasar (SD) setempat untuk melaksanakan senam pagi bersama para siswa dan guru. Keceriaan anak-anak semakin meningkat saat kami mengadakan lomba mewarnai untuk siswa kelas 1 hingga 3. Siswa kelas 4, 5, dan 6 juga tidak kalah semangat saat lomba cerdas cermat yang kami pandu. Pengalaman berharga lainnya di lingkungan sekolah kami dapatkan saat ikut menjadi petugas upacara bendera di hari Senin. Pihak sekolah sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa yang turut menanamkan rasa disiplin kepada para murid.Kedekatan kami dengan warga ternyata tidak hanya melalui deretan program formal yang sudah direncanakan. Pada hari minggu dengan jadwal yang telah ditetapkan kami membuat kegiatan didikan subuh untuk anak-anak Desa Lolo kecil, Siang nya kami melakukan jejak sejarah berkunjung ke rumah depati parbo lalu mendengarkan cerita sejarah depati parbo dan Kami juga menyempatkan diri untuk mengikuti pengajian rutin bersama ibu-ibu majelis taklim di saat agenda panitia sedang kosong saat sore hari. di hari terakhir kami semua panitia membantu pihak puskesmas setempat. Kami mendampingi para tenaga kesehatan dalam melakukan pengecekan medis untuk warga dewasa dan pelayanan posyandu bagi balita. Seluruh agenda resmi ini ditutup dengan acara perpisahan pada sore harinya untuk saling menyampaikan kesan dan pesan mendalam. Panitia pengabdian mulai membersihkan tempat tinggal setelah acara selesai dan bersiap untuk kembali ke rumah masing-masing.Pengabdian ini pada akhirnya tidak hanya memberikan rentetan dampak bagi desa, melainkan juga bagi internal organisasi kami. Mayoritas anggota panitia yang ikut serta adalah mahasiswa semester dua yang belum pernah merasakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan ini secara langsung menjadi wadah pembelajaran bagi kami untuk mempraktikkan cara bersosialisasi yang baik dengan masyarakat desa. Dinamika dan ragam masalah yang muncul selama satu minggu kami jadikan bahan evaluasi untuk diselesaikan bersama. Penyelesaian masalah secara musyawarah ini menjadi bekal mental yang berharga untuk melangkah ke depannya.

Read More  

Admin Alko | 21/08/2026

JAKARTA —19/8, Upaya memperluas akses pembiayaan bagi petani kopi di wilayah Kerinci dan Bengkulu memasuki tahap baru. Alko menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) untuk membangun kerja sama penyaluran pembiayaan dana bergulir kepada petani dalam ekosistem koperasi dan closed-loop Alko.Kerja sama tersebut menempatkan Alko sebagai mitra agregator, yang berperan menghubungkan dan mengonsolidasikan petani anggota koperasi dalam ekosistem Alko agar dapat mengakses skema pembiayaan BPDLH.Penandatanganan MoU ditandai dengan pertemuan dan penyerahan dokumen kerja sama antara perwakilan BPDLH dan Alko. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembiayaan yang lebih terstruktur bagi petani, sekaligus memperkuat praktik pertanian yang berkelanjutan.Pada tahap awal, program ditargetkan menjangkau sekitar 100 petani. Selanjutnya, cakupan program direncanakan diperluas hingga sekitar 2.000 petani anggota dalam ekosistem closed-loop Alko di wilayah Kerinci dan Bengkulu.Skema tersebut tidak hanya diarahkan pada penyaluran dana, tetapi juga akan dilengkapi dengan mekanisme mitigasi dan pemantauan berbasis teknologi. Salah satu instrumen yang disiapkan adalah pemanfaatan QThink-X untuk mendukung pengelolaan dan pemantauan program di tingkat petani.Dengan pendekatan tersebut, pembiayaan diharapkan tidak berhenti pada aspek pencairan dana. Data dan aktivitas petani dapat dipantau secara lebih terstruktur sehingga pelaksanaan program dapat berjalan sesuai tujuan dan prinsip keberlanjutan.Kerja sama ini juga memperkuat model closed-loop ecosystem yang dikembangkan Alko, yakni pendekatan yang menghubungkan petani, koperasi, pendampingan, pembiayaan, produksi, hingga akses pasar dalam satu ekosistem.Bagi petani kopi, akses terhadap pembiayaan menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kapasitas usaha. Dana yang tersedia dapat diarahkan untuk mendukung kebutuhan produktif petani, pengembangan kebun, peningkatan kualitas produksi, maupun penguatan praktik pertanian yang memperhatikan aspek lingkungan.Kolaborasi dengan BPDLH sekaligus membuka peluang agar agenda pembiayaan petani berjalan beriringan dengan agenda perlindungan lingkungan. Dengan demikian, penguatan ekonomi petani tidak dipisahkan dari upaya menjaga ekosistem tempat kopi tersebut dibudidayakan.Alko melihat kerja sama ini sebagai langkah awal untuk membangun model pembiayaan yang lebih dekat dengan kebutuhan petani. Setelah tahap awal berjalan, cakupan penerima manfaat akan dievaluasi dan dikembangkan secara bertahap.Target 2.000 petani dalam ekosistem closed-loop Alko menjadi bagian dari visi jangka menengah untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus memperkuat posisi koperasi dan kelompok usaha petani sebagai bagian penting dari rantai nilai kopi.Pemanfaatan teknologi QThink-X nantinya diharapkan dapat membantu proses mitigasi, pemantauan wilayah, serta pengelolaan data petani. Pendekatan berbasis data ini penting untuk memastikan program pembiayaan dapat dipantau secara lebih transparan dan terukur.Kerja sama Alko dan BPDLH juga menunjukkan bahwa pengembangan komoditas kopi tidak semata-mata berbicara mengenai produksi dan pasar. Di tingkat hulu, keberlanjutan usaha petani membutuhkan dukungan pembiayaan, kelembagaan, teknologi, dan tata kelola yang saling terhubung.Bagi Kerinci dan Bengkulu, langkah tersebut memiliki arti penting karena kedua wilayah merupakan bagian dari kawasan penghasil kopi yang memiliki potensi ekonomi sekaligus nilai ekologis yang besar.Melalui kemitraan ini, Alko berharap semakin banyak petani memperoleh akses terhadap pembiayaan produktif tanpa harus berjalan sendiri. Koperasi dan ekosistem closed-loop diharapkan menjadi penghubung antara kebutuhan petani dan berbagai sumber dukungan yang tersedia.Tahap awal dengan 100 petani akan menjadi pijakan untuk melihat efektivitas model tersebut sebelum diperluas kepada ribuan anggota lainnya.Pada akhirnya, kerja sama ini diarahkan untuk membangun satu ekosistem yang menghubungkan petani, koperasi, pembiayaan, teknologi, lingkungan, dan pasar secara lebih terintegrasi.Bukan sekadar menyalurkan dana, kolaborasi Alko dan BPDLH ini diharapkan menjadi langkah untuk memperkuat fondasi ekonomi petani kopi sekaligus memastikan pertumbuhan sektor kopi tetap berjalan sejalan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Read More  

Admin Alko | 20/08/2026

Segera hubungi kami untuk kerjasama!

Get Started

Lokasi

Kantor:

Jl. Batang Sangir, no.15, rt.04, Batang Sangir, Kayu Aro, Kerinci, Jambi 37163

Gudang:

Jl Raya Sungai Sikai, No 15 RT 04 desa Sungai Sikai, kec. Gunung Tujuh, Kab. Kerinci, Jambi 37063

Lokasi

Kantor:

Jl. Batang Sangir, no.15, rt.04, Batang Sangir, Kayu Aro, Kerinci, Jambi 37163

Gudang:

Jl Raya Sungai Sikai, No 15 RT 04 desa Sungai Sikai, kec. Gunung Tujuh, Kab. Kerinci, Jambi 37063

© 2021 ALKO - All Rights Reserved.