Kerinci, 14 September 2024 – Dalam rangkaian acara *Kayu Aro Agro Festival* 2024, kompetisi penyeduh kopi *manual brewing* menjadi salah satu momen yang paling dinantikan. Para peserta bersaing memperebutkan gelar penyeduh kopi terbaik dengan teknik *manual brewing*. Ajang ini menjadi sorotan, terutama karena dihadiri oleh juri-juri ahli yang memiliki reputasi tinggi di dunia kopi, yaitu Fatarida Marbun, Pebriyansah, dan Budi.
Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah yang memiliki keterampilan khusus dalam menyeduh kopi secara manual. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan teknik terbaik mereka, mulai dari pemilihan biji kopi, penggilingan, hingga penyeduhan dengan alat-alat manual seperti *V60* dan *French press*. Semua peserta berusaha menyajikan kopi terbaik mereka, baik dari segi rasa, aroma, maupun teknik penyajian.
Pebriyansah, yang juga merupakan perwakilan dari ALKO Sumatra Internasional serta Assesor LSP Kopi Indonesia, hadir sebagai salah satu juri dalam kompetisi ini. Kehadirannya tidak hanya sebagai juri, tetapi juga sebagai wujud dukungan ALKO terhadap acara ini. ALKO sangat mendukung kegiatan yang membangun kolaborasi antara anak muda, khususnya di bidang perkopian, dengan harapan menciptakan generasi baru yang berinovasi dan kreatif dalam industri kopi.
Juri lainnya, Fatarida Marbun, seorang ahli kopi dengan pengalaman panjang di industri kopi, bersama dengan Budi, pemilik Shelter Kopi yang dikenal sebagai pakar *manual brewing*, memberikan penilaian berdasarkan keahlian teknis, kreativitas, serta kemampuan para peserta dalam menonjolkan karakteristik unik dari biji kopi yang digunakan.
Acara ini diwarnai dengan antusiasme tinggi dari para peserta dan penonton. Para peserta tampak serius dalam menampilkan teknik terbaik mereka, sementara penonton memberikan dukungan penuh di sepanjang kompetisi. Juri juga tak ragu memberikan masukan serta apresiasi kepada para peserta, menjadikan kompetisi ini sebagai ajang pembelajaran sekaligus adu kemampuan.
Kehadiran kompetisi ini di *Kayu Aro Agro Festival* menjadi bukti bahwa kopi lokal Kerinci tidak hanya memiliki kualitas unggul, tetapi juga didukung oleh komunitas penyeduh kopi berbakat. ALKO Sumatra Internasional, bersama dengan para juri dan peserta, berharap ajang ini dapat terus mendorong perkembangan industri kopi di Kerinci serta memperkenalkan kopi lokal ke pasar nasional dan internasional.